Showing posts with label puisi. Show all posts
Showing posts with label puisi. Show all posts
Tuesday, December 25, 2012
Pasrahku Hanya PadaMu
Tidak pernah berpikir untuk selalu memikirkan tetapi apa daya pikiran selalu terbayang. Namun tak kurang menghindar jika tak tahu jua pikiran tercengang. Aku tau semua tentang pikiranku dan aku paham tentang apa yang aku pikirkan. Tetapi bendungan sebesar apa yang ku buat tak mampu meredam pikiran.
Sedari dulu wajah kagum slalu ada, ketika itu sepucuk kata tak mampu terucap, padahal ingin
Friday, December 21, 2012
Ibu....
Ibu…
Ketika masih segumpal daging aku bersemayam di rahimmu,kau adalah orang pertama yang merasakan keberadaaanku. Tak lelah kau mengembanku dalam kandungan, 9bulan selama itu. Mengeluh pun tak pernah kau ucap apalagi keberatan atas keberadaanku.
Ibu…kau sungguh wakil Allah yang paling mengerti diriku. Perjuanganmu untuk kelahiranku didunia sangat berat. Mempertaruhkan kehidupanmu
Saturday, December 15, 2012
Sebentuk Penyesalan
sumber
Disudut
perasaan terbentang berbagai rasa. Berjuta rasa sampai bertubi-tubi memenuhi
sudut gelap perasaan. Sungguh aku tersungkur dalam kepenatan. Ingin rasanya segera
melepas ikatan perasaan.
Antara
penyesalan dan bahagia. Antara genggam dan lepaskan. Sungguh sulit walau
terbelit tetapi itu rasa yang terblesit. Aku sudah melapor pada tuhan. Tetapi Tuhan
belum merespon laporan aku.
Tuesday, November 27, 2012
Termenung di ufuk Fajar
Di balik ufuk pagi ku selalu menunggu
Tapi entah mengapa sampai saat mentari tersenyum
Aku hanya termenung masih menunggu
...
Telah lama
aku mencoba sabar dengan berbagai cara
Namun tak
juga kau datang
Walau hanya
menyapa ku dengan senyum..
Kau membuat ku terpanah asmara
Terjun dalam indahnya kasih sayang
Tetapi kapan aku dapat memeluk mu dengan
Subscribe to:
Posts (Atom)