Friday, March 15, 2013

Warning ... !!! Kesalahan ABG Dalam Mengirim Pesan SMS

Bismillahirrahmanirrahim.

Tadi pagi pas selesai sarapan, tiba-tiba handphone jadul saya berbunyi. Ternyata teman sekelas, ketika kami duduk di bangku sokolah SMU dulu. Memang akhir-akhir ini kami sudah jarang saling komunikasi, karena kesibukan kami masing-masing...mungkin. Heheheh . Pesannya seperti ini :



Teman saya: Askum ...ngpain ndah. msh ingt Q kan? Q wati bolomu ^_^
Aku jawab: Heyyy, pa kbr nih, wez rabi durung? (udah nikah belum)
Teman saya: ya awloh ndah ...wez GD mmngan Q (udah besar anakku)
Aku jawab: Wahhh...lanang po wadon? (laki-laki apa perempuan?)
Teman saya: Lah kowe piye, wez rabi sisan tah? (lah kamu gimana, sudah nikah juga yah?)
Saya jawab: Ora...golek duit disek wat. (tidak...kerja dulu wat)
Temen saya: Astajim Ndah.... ngenteni kapan? (Astajim Ndah...nunggu kapan?)

Itulah sekilas komunikasi saya dengan teman sewaktu SMU dulu, rasa kangen dan mengingatkan masa-masa indah ketika sekolah SMU dulu. Sebetulnya banyak yang kami perbincangkan lewat SMS tadi pagi, tapi saya ambil inti dari pembicaraan saya dengan teman saya...Wati (Susilowati tepatnya). Jika anda teliti pada pesan SMS saya dengan si wati, ada kesalahan yang sangat fatal. Kesalahan itu terdapat pada kata : Askum, Awloh dan Astajim. Kenapa saya mengatakan fatal? setelah saya telusuri akhirnya menemukan pencerahan seperti ini  :

Ass = Pant * T
Askum = Celakalah Kamu 

Assalamu'alaikum diganti "Askum"
Astaugfirullah hal'adziiim disingkat "astajim" 
Allah dirubah "Awloh"

Apakah Baginda Rasulullah mengajarkan seperti ini kepada kita ? 
Apakah ada dalil yang merujuk memperbolehkan menggunakan kata-kata itu ?

Mas...Mbak tidak ada ulama satupun sampai saat ini yang membenarkan beserta dalilnya, jika penggunaan kata-kata seperti itu boleh digunakan. Ini bukan bahasa "guyonan" seperti yang kita bicarakan setiap hari mas...mbak. Kata-kata di atas artinya sangat agung dan mempunyai makna sebuah doa yang di tujukan kepada Tuhan. Yang paling saya sesalkan kata Allah diganti dengan Awloh, ini ndak main-main loh. Allah adalah nama sebuah Dzat yang menciptakan alam semesta beserta isinya, termasuk kita manusia. 

Lah jika kita sebagai ciptaanNya kenapa sih kita berani-beraninya mengganti namaNya ? Apakah kita sudah terlalu hebat dan pinter ? Di hadapan Allahu Rabbi kita ndak ada apa-apanya mas..mbak, ndak ngefek meski kita paling pinter dan paling sakti di jagad raya ini. 
Saya menjadi heran dengan bahasa yang ndak jelas seperti itu, lalu kalau saya menulis kata-kata diatas dengan lengkap lantas di cap "anak ndak gaul?". Jujur nih, saya mending cap anak "Ndak Gaul" ketimbang dicap sebagai "Anak yang Murshal". 

Inilah yang saya sebut “al-fiqhul akbar” (fikih/pemahaman agama yang paling agung), serta yang pertama kali dan paling utama termasuk dalam sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Barangsiapa yang Allah kehendaki baginya kebaikan maka Allah akan memahamkannya (ilmu) tentang agama“

Untuk itu saya menghimbau kepada sahabat-sahabat saya disini, jika menuliskan kata-kata khususnya waktu SMS agar lebih berhati-hati. Karena jika kita salah dalam penulisan, maka salah pula artinya. Dan jika ada teman-teman yang kurang sependapat dengan saya, yuk kita diskusikan lewat kolom komentar di bawah dan jangan lupa disertai dalilnya. 

Mudah-mudahan Allah selalu membimbing saya dalam mencari kebenaran. Aamiiin.

Wednesday, March 13, 2013

Renungan : Kenapa Sebuah Doa Diakhiri Kata "Amin"

Bismillahirrahmanirrahim.

Saat kita berdoa sehari-hari pasti diakhiri dengan kata "Amin", meskipun kita berdoa secara berjamaah. Orang Yahudi, Katolik dan Kristen juga mengakhiri doanya dengan "amin atau amen".  Sedangkan "amin atau amen" pada agama Yahudi, Katolik dan kristen berasal dari bahasa Ibrani yang artinya benar atau pasti. Dengan mengucapkan kata amin pada akhir doa, mereka turut serta membenarkan  doa yang telah dibaca.

Dalam bahasa Arab kata "amin" seakar dengan kata amanah, yang artinya dapat dipercaya seperti Rasulullah disaat jaman jahiliyah masyarakat Quraish memberi julukan kepada beliau "Al Amin" yang artinya dapat dipercaya. Apabila kita membaca panjang huruf A nya dan Mim nya maka kita sama dengan menutup doa yang dibacakan yang artinya " Wahai Tuhan kami, kabulkanlah doa tersebut ". Begitu pentingnya kata "amin" maka Rasulullah bersabda : " Apabila Imam membaca amin, maka ucapkanlah amin. Barang siapa yang membaca amin bertepatan dengan amin-nya Malaikat, maka ia dilindungi dari dosa-dosa yang telah dilakukannya" [ HR. Bukhari-Muslim]

Jadi mengucapkan kata "amin" harus disertai dengan tindakan dan perbuatan yang diperintahkan di dalam Al Quran dan Hadits. Bagaimana mungkin Tuhan akan mengabulkan doa orang yang berbuat mungkar dan keji. Kita ingin keluar dari krisis, kita memohon kepada Tuhan agar doa kita dikabulkan, tetapi kita berada dalam kesesatan yang nyata. Coba kita pahami salah satu ayat dari Al Quran : "Dan orang-orang yang sungguh-sungguh berjuang untuk Kami, Kami pasti menunjuki mereka kepada jalan-jalan Kami. Dan, sesungguhnya Allah itu menyertai orang-orang yang berbuat ihsan". [ Al Ankabut:69 ]

Dengan demikian sudah jelas sekali bahwa setiap doa harus ditutup dengan "Amin". Dan doa tersebut akan diperkenankan oleh Tuhan bila orang yang berdoa memenuhi seruan atau permintaan Tuhan, yaitu beribadah dan beriman  kepada Tuhan. Itulah makna dari kata "amin" yang sering kita ucapkan, semoga apa yang saya tulis akan bermanfaat untuk kita semua. 

Semoga Allah mengampuni diriku jika ada kekhilafan dalam menulis artikel ini. Amin

Wassalam.

Tuesday, March 12, 2013

Humor Lucu Terbaru : Ketika Iblis Mengeluh


Bismillahirrahmanirrahim.


Kunjungan Kerja

Para pengamat politik  di negeri ini sedang bingung. Biasanya rakyat sangat keras mengecam studi banding anggota DPR, yang dianggap cuma plesir dengan anggaran dinas. Tetapi, khusus untuk studi banding ke Jepang, kok rakyat justru ramai-ramai mendukung, agar studi banding itu segera dilaksanakan dan hasilnya cepat diaplikasikan pada seluruh anggota parlemen.

Merasa penasaran, pengamat politik itu pun bertanya kepada seorang pedagang asongan, yang mangkal di depan gerbang DPR: "Mengapa Bapak mendukung studi banding anggota DPR ke Jepang?"

"Ohh, itu....," sahut si bapak. "Saya mendukung penuh, sebab anggota DPR itu akan belajar teknik harakiri massal di Jepang. Semoga segera diterapkan untuk seluruh anggota DPR..."

*****

Bersih Desa

Ketika Pak  Camat melakukan kunjungan di kelurahan melihat seorang Ibu yang berjualan kue di sebelah kantor Kelurahan. Lalu Pak Camat  bertanya pada ibu tua penjual kue :

Pak Camat : "Sudah berapa lama jualan kue?"
Ibu : "Sudah hampir 15 tahun Pak...."
Pak Camat : "Terus anak ibu mana, kenapa tidak ada yang bantu?"
Ibu : "Anak saya ada 4, yang ke-1 di KPK, ke-2 di POLDA, ke-3 di Kejaksaan dan yang ke-4 di DPR, jadi mereka sibuk sekali pak..."

Pak Camat  kemudian menggeleng-gelengkan kepala karena kagum... Lalu, berbicara kesemua hadirin yang menyertai beliau,

"Meskipun hanya jualan kue, ibu ini bisa menjadikan anaknya sukses dan jujur tidak korupsi... karena kalau mereka korupsi, pasti kehidupan Ibu ini sudah sejahtera dan tinggal dirumah mewah..."

Pak Camat : "Apa jabatan anak di POLDA, KPK, KEJAKSAAN dan DPR?"
Ibu : "Sama... jualan kue juga..." 

*****

Ketika Iblis Mengeluh

Iblis : Ya Tuhan, hamba minta pensiun dini saja.
Tuhan : Kenapa kamu minta pensiun? Bukankah kamu yang minta untuk selalu menggoda manusia?
Iblis: Hamba minta ampun ya Tuhan. Amit-amit sekarang kelakuan manusia sudah melebihi hamba. Hamba khawatir, justru hamba yang nanti bisa tergoda oleh manusia. Makanya hamba minta pensiun dini saja. Manusia berzina, yang enak dia, yang disalahkan hamba.

Manusia korupsi, yang menikmati dia, dibilang hamba yang menggoda. Hamba lagi yang disalahkan. Yang paling sedih, tiap musim Haji hamba dilempari batu oleh berjuta manusia di Mekkah. Padahal diantara yang melempari hamba itu, banyak juga yang sudah jadi kawan hamba.... 

Sumber : Laskar Islam

Sunday, March 10, 2013

Motivasi: "Cara Mendapatkan Pahala Lewat Dunia Blogging"

Bismillahirrahmanirrahim.

Sekian bulan telah terlewati menekuni dua Blogging, banyak sekali informasi dan ilmu pengetahuan yang sudah saya pelajari. Mulai dari yang sulit maupun yang mudah terutama masalah utak atik Blog, tapi kebanyakan susah sih ... heheheh. 

Disini saya ingin sekali berbagi tips "Cara Mencari Pahala Lewat Dunia Blogging". Kalau mencari duit lewat dunia maya sih udah biasa, tapi kalau cari pahala itu baru Ruaarrr Biassaaa .......!!!

"Apabila manusia meninggal dunia, maka terputuslah amalnya kecuali 3 perkara; sedekah jariyah atau ilmu yang bermanfaat atau anak yang shalih yang mendo'akannya". (HR.Muslim 3084). Ketiga amalan tersebut hendaknya dilakukan setiap muslim selama hidupnya agar mendapatkan kebaikan dan pahala meskipun dirinya telah meninggal dunia.

Petikan salah satu hadits diatas dengan jelas sekali jika kita memberika 1 ilmu saja yang bermanfaat bagi orang yang membacanya, lantas orang itu menerapkan dan merasakan hasil dari Ilmu yang kita posting maka kita akan mendapatkan pahala bahkan sampai kita meninggal dunia. Begitu juga jika kita memberikan suguhan yang (maaf) berbau porno, maka bisa kita bayangkan kehidupannya kelak jika meninggalkan dunia yang fana ini. Meskipun kita meninggal dunia, Blog tersebut masih eksis dan masih bisa dinikmati oleh jutaan orang yang yang memburu artikel kita. Nau'udzubillah

Ilmu yang bermanfaat adalah merupakan pilar bagi manusia untuk mendapatkan derajat kehidupan yang baik. Allah swt sendiri menyatakan ilmu sebagai salah satu persyaratan bagi manusia untuk diangkat derajatnya, sebagaimana firman-Nya dalam surah al-Mujadalah ayat 11 : "Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat". Iman dan ilmu adalah syarat untuk mendapatkan derajat yang baik. Tentang pentingnya penguasaan ilmu pengetahuan Rasulullah saw menegaskan dalam hadisnya "Barang siapa yang ingin kebahagiaan hidup di dunia, maka hendaklah dia menguasai ilmu, barang siapa yang ingin mendapatkan kebahagiaan akhirat, maka hendaklah dia menguasai ilmu dan barang siapa yang ingin kebahagiaan di dunia dan akhirat, maka hendaklah dia menguasai ilmu pengetahuan".

Itulah mengapa pentingnya mencari dan menyebarkan ilmu yang bermanfaat untuk orang lain. Tetap mengalirnya pahala dari ilmu yang bermanfaat yang Anda sebarkan setelah Anda meninggal nanti, di saat amal-amal lainnya telah terputus, adalah bagaikan kehidupan kedua bagi Anda. Semoga dengan apa yang saya tulis ini menjadikan renungan dan motivasi kita untuk melangkah lebih bijak terutama dalam memberikan artikel di dunia Blogging.

Semoga Allah selalu memberikan HidayahNya serta mengampuni kesalahan kita semua. Amin

Wassalam dan semoga bermanfaat

Friday, March 8, 2013

Tips Untuk Remaja Putri

Bismillahirrahmanirrahim.

" Nduk ojo metu bengi, ora apik gawe cah wadon " (Nduk jangan keluar malam hari, tidak bagus untuk anak perempuan) sebuah petuah dari nenek sewaktu saya kecil. Dia sangat menyayangiku meski saya sedikit bawel, heheheh dan ketika saya besar baru menyadari hal itu jika petuah tersebut sangat bermanfaat untuk saya. Mungkin untuk jaman sekarang petuah tersebut kurang disukai khususnya untuk anak remaja saat ini.

Jaman sudah berubah .... ? banyak sekali orang yang beranggapan seperti itu, namun saya pribadi mempunyai pandangan lain. Kenapa..?  lihat alam semesta dan seluruh bumi yang kita pijak. Apa ada yang berubah secara frontal ? tidak kan, justru yang membuat perubahan adalah manusianya itu sendiri. Tradisi dan budaya kitalah yang menciptakan.

Disamping itu keluarga juga sangat penting, keluarga sebagai unit sosial terkecil dalam masyarakat mempunyai peranan yang sangat  besar  dalam  mempengaruhi kehidupan  dan  perilaku  anak  remaja. Kedudukan  dan  fungsi  keluarga  dalam kehidupan  manusia  bersifat  fundamental karena pada hakekatnya keluarga merupakan wadah  pembentukan  watak  dan  akhlak. Tempat  perkembangan  awal  seorang  anak
sejak dilahirkan sampai proses pertumbuhan dan perkembangannya baik jasmani maupun rohani  adalah  lingkungan  keluarga,  oleh karena itu di dalam keluargalah dimulainya pembinaan  nilai-nilai  akhlak  karimah
ditanamkan  bagi  semua  anggota  keluarga termasuk  terhadap  remaja.

Masa  remaja (terutama  masa  remaja  awal)  merupakan satu  fase  perkembangan  manusia  yang memiliki  arti  penting  bagi  kehidupan selanjutnya, karena kualitas kemanusiaannya di masa tua banyak ditentukan oleh caranya menata dan membawa dirinya dimasa muda. Perubahan  yang  dialami  pada  masa  ini terjadi  secara  kodrati  dan  para  ahli menyebutnya  sebagai  masa  transisi (peralihan).  Masa  peralihan  yang  terjadi pada remaja sangat membingungkan, dalam masa peralihan ini remaja sedang mencari identitasnya. Dalam proses perkembangannya, masa ini senantiasa diwarnai oleh konflik-konflik internal, cita-cita yang melambung, emosi  yang  tidak  stabil  serta  mudah tersinggung.

Oleh  karena  itu  remaja membutuhkan bimbingan dan bantuan dari orang-orang terdekat  seperti  orang tuanya. Peran  dan  tanggungjawab  orang  tua mendidik  anak  remaja  dalam  keluarga sangat  dominan  sebab  di  tangan  orang tuanyalah baik dan buruknya akhlak remaja. Pendidikan  dan  pembinaan  akhlak
merupakan  hal  paling  penting  dan  sangat mendesak  untuk  dilakukan  dalam  rangka menjaga  stabilitas  hidup.

Untuk itu berikut sedikit tips dari saya untuk para remaja yang menginginkan akhlakul karimah.
  1. Berusahalah semaksimal mungkin untuk melaksanakan kewajiban sholat 5 waktu 
  2. Usahakan berpuasa sunnah untuk menahan hawa nafsu
  3. Baca Al Quran meskipun 1-2 ayat dan pahami makna yang terkandung di dalamnya
  4. Usahakan menjauhi maksiat
  5. Berilah batas waktu jika kita hendak keluar rumah
  6. Jangan berpakain minim dan usahakan berbusana muslim... dll
Dalam  ajaran agama  Islam  masalah  akhlak  mendapat perhatian  yang  sangat  besar  sebagaimana
sabda  Nabi  ”Sempurnanya  iman  seorang mukmin  adalah  mempunyai  akhlak  yang bagus”. Dan dalam riwayat lain dikatakan ”Sesungguhnya yang dicintai olehku (Nabi Muhammad  SAW)  adalah  mereka  yang mempunyai akhlak yang bagus”.



Semoga bermanfaat.

Thursday, March 7, 2013

Renungan dan Motivasi : Inilah Doa Paling Ampuh

Bismillahirrahmanirrahim.


Setiap orang pasti pernah berdoa, meskipun dalam kondisi sedih ataupun bahagia. Doa merupakan kekuatan paling besar yang dimiliki seseorang. Doa secara etimologi adalah permohonan kepada Allah Swt baik permohonan duniawi maupun ukhrawi dan yang terpenting berdoa itu bukanlah untuk kepentingan Allah, melainkan untuk kepentingan diri kita sendiri. Banyak sekali manfaat ketika kita berdoa, diantaranya hati kita merasa lebih tenang, tentram dan memberikan kekuatan dalam hati. Disamping itu doa merupakan benteng / pertahanan bagi kita terutama pada akhlak, serta sebuah doa merupakan obat sakit hati (galau).

Banyak sekali dalil-dalil yang menyebutkan perintah untuk berdoa kepada Allah, baik itu di dalam Al Qur'an maupun dalam hadits. Berdoa tidaklah di khususkan kepada orang tua saja, tetapi anak kecilpun sudah diberikan bekal cara berdoa yang benar kepada Allah Swt. Namun umumnya kita tidak pernah menyangka jika setiap kita berdoa ada waktu dan tempat-tempat khusus yang doanya diijabah lebih cepat seperti yang pernah saya jelaskan tips agar doa cepat dikabulkan. 

Janji Allah Swt untuk mengabulkan doa kita merupakan tahrid (motivasi) untuk bersegera berbuat baik, dan tarbiyah (mendidik) agar kita mengakui dan merasakan nikmat Allah Swt sehingga jiwa kita semakin terdorong untuk selalu bersyukur. Sebab rasa syukur itu pula yang mendorongnya untuk bersungguh-sungguh dalam beribadah.

Sadarkah ketika kita Sholat 5 Waktu dan sholat sunnah di dalamnya terdapat sebuah doa yang sangat ampuh dan di ijabah ? Baiklah berikut saya jelaskan doa tersebut :

- Rabbighfirlii (Tuhanku ampunilah aku)
- Warhamnii (sayangilah aku)
- Wajburnii (Tutuplah aib-aibku)
- Warfa’nii (Angkatlah derajatku)
- Warzuqnii (Berilah aku rezeki)
- Wahdinii (Berilah aku petunjuk)
- Wa’Aafinii (Sehatkanlah aku)
- Wa’fuannii (Maafkanlah aku)

Begitu sempurnanya doa tersebut, kurang apa coba? 

Itulah doa / permohonan ketika sholat pada saat duduk diantara dua sujud. Kenapa doa tersebut saya kategorikan sebuah doa yang ampuh ? berikut penjelasan yang saya terima dari guru spiritual :

- Ketika sholat badan, tempat dan pakaian kita suci dari hadats/najis
- Ketika sholat kita pasrah dan ikhlas jika Allah Swt satu-satunya Tuhan yang berhak disembah
- Sholat merupakan komunikasi antara Tuhan dan hambanya.
-.Doa diatas secara terus menerus di ucapkan minimal sehari 5 kali, belum termasuk sholat sunnah

Apakah doa diatas pasti dikabulkan? saya jawab : PASTI karena Allah sendiri memberikan jaminan kepada hambanya jika mau berdoa maka DIA pasti mengabulkan setiap doa kebaikan untuk hambanya. Berikut Janjinya Allah Swt :  "Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu". (QS Ghafir: 60). Apakah kita masih ragu-ragu atau tidak percaya ? 

Semoga bermanfaat

Wednesday, March 6, 2013

Tips Mudah Mencari Kekhusukan Sholat Lima Waktu

Assalamu'alaikum.

**Sekedar mengingatkan kembali kepada pribadi saya**

Pada kesempatan kali ini saya mencoba memberikan sedikit gambaran tentang bagaimana cara memperoleh rasa khusyuk dalam menjalankan kegiatan ibadah sehari-hari terutama sholat lima waktu. Memang sudah banyak sekali buku-buku yang memberikan penjelasan tentang mencari kekhusyukan terutama dalam hal sholat lima waktu. Namun setelah saya membaca beberapa buku tersebut rasanya sulit di lakukan sebagian orang, misalnya dalam mencapai rasa khusyuk dalam sholat haruslah begini dan begitu. Bahkan saya pernah mendengar adanya "Pelatihan Sholat Khusuk" 

Disini saya mencoba memberikan gambaran yang sangat sederhana, kenapa rasa khusyuk itu sangat sulit dilakukan oleh kita? Sebelum melangkah lebih jauh, ada baiknya jika anda (terutama yang sudah bekeluarga) saya ajak bernostalgia dan mengenang masa lalu yang sangat romantis. Untuk yang masih jomblo saya ajak bernostalgia dengan pacar anda saat ini. 

Kemudian saya akan mengajukan pertanyaan kepada anda seperti ini : Pertanyaan A

1. Masih ingatkah "pertama kali" anda pacaran?
2.Masih ingatkah "pertama kali" mengajak pacar / istri anda? misal: makan malam, nonton bioskop lalu mengucapkan "I LOVE YOU" kepada pacar / istri anda sekarang ? 
3. Masih ingatkah "pertama kali" anda ketika mencium pasangan / istri anda saat itu ? 

Jawaban diatas saya kasih nilai  :   > 90% ingat !!!

Jika kita mau jujur, rasanya pacaran yang pernah anda lakukan seolah-olah baru kemarin atau beberapa hari yang lalu. Semua serba indah dan romantis, rasanya ingin kembali mengulang peristiwa tersebut. Betul..???

Nah, berikutnya pertanyaan yang sedikit serius: Pertanyaan B

1. Masih ingatkah anda "pertama kali" melakukan sholat dengan khusuk?

Jawaban diatas saya kasih nilai  :  < 65% agak ingat !!! (antara ingat dan ndak ingat) heeee .....

Jawaban A dan B diatas rasanya sangat jauh perbedaannya, jika kita jujur kenapa bisa terjadi perbedaan yang sangat jauh? padahal peristiwa A dan B tersebut sama-sama terjadi sekian tahun yang lalu. Hal ini yang pernah saya renungkan, karena hal ini sangat istimewa menurut saya pribadi. 

Ok ... berikut penjelasannya.

Ketika kita berpacaran, bermesraan dan mencium kekasih/istri anda, yang yang mengalir dalam jiwa anda adalah "HATI DAN PERASAAN ANDA SAAT ITU". Hati dan pikiran anda berjalan selaras dan seimbang, apapun yang terjadi di sekeliling anda abaikan. Tanpa anda sadari saat itu anda membuka semua hijab-hijab yang menutup hati dan pikiran anda. Jika anda hanya memainkan salah satu faktor misalkan hati saja, maka anda merasakan hambar tanpa melibatkan perasaan. Begitu pula sebaliknya, peristiwa itu akan terasa tidak romantis jika tanpa hati.

Disamping itu ada faktor lain yang mendukung, yaitu komunikasi dengan bahasa serta tutur kata yang manis dan lembut. Semua tersusun dengan rapi, antara hati, perasaan dan ucapan. Semua itu seirama dalam memainkan peranan dalam menjalin cinta kasih.

Kemudian apakah hal tersebut kita lakukan ketika mengahadap Allah, terlebih dalam sholat lima waktu ? Apakah perasaan, hati dan lisan kita seirama juga? Kita bukan sekedar bermesraan seperti dengan kekasih/istri kita, bahkan disini kita memohon dan menyerahkan jiwa raga kepada Nya. 


  • 1. Apakah kita memahami, apa yang sedang kita baca ketika kita sujud dan ruku' kepada Nya?
  • 2. Apakah kita memainkan perasaan kita, ketika kalimat "Inna sholati wanusuki wamahyaya wamamati lillahi robbil ‘aalamiin" (sesungguhnya sholatku, ibadahku, hidup dan matiku hanya untuk ALLAH, Tuhan seluruh alam)" kita baca ? 
  • 3. Apakah hati kita merasakan kehadiran Nya saat kita sholat ? 
Saya tergelitik dengan sikap saya sendiri : Sholat adalah permohonan saya pribadi secara langsung kepada Allah, tetapi  saya justru ndak paham, ndak mudeng dengan apa yang saya baca ketika sholat. Kan lucu ...?? Lantas 15 menit berikutnya setelah melaksanakan sholat, saya sudah ndak ingat Allah lagi, sudah terbuai dengan kemegahan duniawi. Padahal masih 15 menit yang lalu saya berbicara langsung dengan Allah.... Parah !!! 
Jika hati dan perasaan tidak seirama, bahkan apa yang di bacapun kita tidak memahaminya juga, apakah kita akan merasakan khusyuk dalam sholat ? apakah kita menemukan ketenangan bathin? Terlebih apakah kita merasakan kedekatannya dengan Nya? Padahal Allah sangat dekat dengan kita.

Demikianlah sedikit renungan saya di dalam mencari kekhusukan dalam sholat. Jika dalam bermesraan dengan pasangan/istri, kita menemukan rasa romantis dan menyenangkan, kenapa dalam bermesraan dengan Allah justru terkesan hampa....? Semoga lewat catatan kecilku ini saya khususnya, dan teman-teman semua akan lebih memahami apa arti sholat itu sendiri. Bukan sekedar melakukan ritual, bukan sekedar melakukan perintah Nya saja melainkan kita diwajibkan menyerahkan jiwa dan raga demi menuju Surga Nya. Amin

Semoga bermanfaat